Tuesday, 11 August 2015
Tazkirah
💠KEJADIAN MAKHLUK BERNAMA INSANðŸ’
By : Nasrul Whatsapp Malaysia Cinta Rasul
Saya telah membaca hadis ini maka mengalirlah kedua air mata, memohon kepada Rabbi agar dpt disampaikan perkara ini kepada semua yg saya sayangi.
Hadis kudsi yang menggetarkan segenap tubuh serta menunjukkan kebesaran Sang Pencipta. Allah swt berfirman :
Wahai anak adam 👤 Aku jadikan engkau dalam perut ibumu, dan aku tutup wajahmu dengan penutup supaya tak lemas/ terhidu engkau dalam rahim. Dan Aku jadikan engkau tenang dilindungi disebalik rahim ibumu. Aku cukupkan bagi engkau makanmu. Dan Aku jadikan di samping kanan dan kirimu tempat berpaut. Di kananmu hati (liver) dan di kirimu hempedu (spleen) ibumu.
Setelah itu, Aku ajarkan engkau utk tetap dan duduk di dalam badan ibumu. Adakah yang lain selain dariKu yang mampu menjadikannya sedemikian??
Setelah berakhir penciptaanmu dan disempurnakan kejadian mu, aku arahkan kerajaanKu dengan penuh kasih dan sayang utk mengeluarkanmu dari rahim, maka dikeluarkanlah dirimu. Tiada bagimu gigi utk mengunyah, jua tangan utk menggapai, juga kaki utk berdiri. Engkau tidak punya apa2. Aku jadikan susu yg lengkap lagi bersih dari dada ibuMu, yg sejuk di musim panas dan panas di musim sejuk. Dan Aku letakkan cinta dan kasih kepada engkau dalam diri kedua org tuamu. Tidak meniarap engkau sebelum mampu, tidak duduk engkau sebelum mampu, tidak merangkak engkau sebelum mampu, tidak berdiri engkau sebelum mampu.
Apabila engkau telah kuat utk berjalan sekarang, engkau bermaksiat saat engkau berseorangan! Dan engkau langsung tidak malu padaKu. Maka Aku tetap peringatkan : jika engkau berdoa, Aku makbulkan. Jika engkau meminta, Aku berikan. Jika engkau bertaubat, Aku bawa engkau kepadaKu.
Sungguh ajaib engkau wahai anak adam 👤. Ketika dilahirkan engkau diazankan dan diiqamatkan tanpa disertai solat. Dan bila kau mati engkau disolatkan tanpa didahulukan azan.
Sungguh ajaib bagimu wahai anak adam 👤.
Ketika lahir tidak kau ketahui siapa yang mengeluarkanmu dari tubuh ibumu, dan ketika kau mati tidak juga kau tahu siapa yang memasukkan engkau ke kuburmu.
Sungguh ajaib perihalmu anak adam 👤.
Ketika kau dilahirkan ada yang menggosok dan membersihkanmu, dan setelah kau mati ada juga yang menggosok dan membersihkanmu.
Sungguh ajaib perihalmu anak adam 👤.
Ketika lahir tidak kau tahu siapa yang gembira dan tersenyum atas kelahiranmu, dan setelah ajalmu masih engkau tidak tahu siapa yang menangisi dan sedih ke atasmu.
Ajaib sungguh perihalmu anak adam 👤.
Ketika engkau di perut ibumu Aku jadikan engkau dalam tempat yang sempit lagi gelap, dan apabila mati dijadikan bagi engkau kubur yang sempit lagi gelap.
Ajaib sungguh perihalmu anak adam. 👤
Lahirmu terus engkau dibalut dengan kain putih utk menutupimu, matimu juga engkau dikafankan dengan kain putih utk menutupimu.
Ajaib sungguh perihalmu anak adam 👤
Apabila engkau lahir ditanyakan manusia mengenai syahadah dan perihalmu. Dan setelah engkau mati engkau ditanyakan malaikat ttg amal2 engkau yg soleh dan apa bekalmu utk akhirat?
..........
Paksakan utk sebut di hati dua kalimah syahadah. **Asy hadu an lailahaillallah, muhammada rasulullah.**
Bacakan juga surah Al Ikhlas
**Bismillah. Qul huwallah hu ahad. Allah hu somad. Lam yalid wa lam yuulad. Wa lam yaqullahu kufuwan ahad
Kisah dan pengajaran
Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan. Di sisi mereka terletak sebotol arak.
·
Kemudian Hasan berbisik dalam hati,
"Alangkah buruk akhlak orang itu dan baiknya kalau dia seperti aku!".
·
Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas karena karam.
·
Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan.
·
Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata,
"Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang".
·
Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu. Maka lelaki itu berkata padanya,
"Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak".
·
Hasan al-Basri tertegun lalu berkata,
"Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan".
·
Lelaki itu menjawab,
"Mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan".
Semenjak itu, Hasan al-Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain.
···
Jika Allah membukakan pintu solat tahajud untuk kita, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang sedang tertidur nyenyak.
···
Jika Allah membukakan pintu puasa sunat, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang tidak ikut berpuasa sunat.
···
Boleh jadi orang yang gemar tidur dan jarang melakukan puasa sunat itu lebih dekat dengan Allah, daripada diri kita. Ilmu Allah sangat amatlah luas...
···
Jangan pernah ujub & sombong pada amalanmu.
saudaraku molek cerita ni boleh jadi Pengubat jiwa agar kita terhindar dri sifat mazmumah walau sehebat mana kita.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment