Sunday, 15 November 2015

Tasawuf&tazkirah


Keluarlah engkau daripada penjara selain Allah dan duduklah dalam penjara Tuhan sekalian alam.

Setinggi-tinggi martabat manusia ialah makrifatullah.

Janganlah engkau terpedaya dengan segala pengujian Allah.

Segala sesuatu selain Allah adalah tipudaya dalam perjalanan menuju makrifatullah.

Nabi Muhammad S.A.W berpisah dengan Jibrail a.s dilangit ketujuh setelah ia dipertontonkan oleh Allah seluruh alam sejagat.

Namun Nabi Muhammad S.A.W tetap memilih berhadap Wajah Allah dan bermukhotobat dengan Allah disidratul-muntaha.

Maka janganlah engkau terpegun dan terpengaruh dengan segala sesuatu selain Allah.

Selain Allah bukan Tuhanmu Azza Wajalla.

WASSALAM

- KALAM QADIM

Ramai manusia yg mendakwa diri dalam akuan dirinya, tetapi jarang manusia yg mendakwa dirinya dalam akuan Allah!


Dialog Nabi Yusof & Malaikat Jibrail

Malaikat: Salam atas nabi Yaakub

Yaakub:  Selamat datang utusan Tuhan malaikat wahyu. Kau lihat bagaimana nasibku sekarang?

Kau lihat deritaku kerana kehilangan Yusuf?

Malaikat: Siapakah yg menciptakan Yusuf dan membesarkanya?

Yaakub: Tuhan pencipta alam semesta Tuhan yg Maha Tinggi

Malaikat:Selain Yusuf berapa anak yg kau miliki

Yaakub: 12 anak termasuk Dinah putriku

Malaikat: Haruskah kau meratapi kehilangan seorang anak padahal kau masih memiliki 12 penggantinya?

Yaakub: Tiada siapa yg boleh menggantikan Yusuf. Dia tiada taranya.

Malaikat:  Hanya Tuhan yg tiada taranya

Yaakub: Tapi Yusuf adalah manifestasi sifatNya ini. Aku melihat keindahan dan keagungan Tuhan saat melihat Yusuf

Aku kehilangan cerminan tuhanku

Malaikat: Se isi alam semesta adalah cerminan keindahan dan keagunganNya, Lihatlah sekelilingmu

Yaakub: tapi tak semua makhluk adalah wali tuhan. Yusuf adalah waliNya . Aku kehilangan cerminan Tuhan yg juga imamku

Malaikat: Dari mana kau tahu Yusuf imammu

Yaakub: kerana ia bermimpi melihatku bersujud di hadapannya.

Malaikat: Allah itu cemburu. Tuhan tak ingin kau menduakan cintaNya. Hanya ada satu cinta dalam satu hati

Yaakub:Tuhanku, ampunkan aku kalau aku meratapi Yusuf berlebihan. Aku bertaubat kepadaMu

Aku seharusnya menganggap Yusuf hanya sebagai khalifah Tuhan, bukan sekutuNya

Malaikat: Kau tahu, kapan Tuhan mengembalikan Ismail kepada Ibrahim?

Yaakub: Saat Tuhan mengirim kambing sebagai korban pengganti ismail

Malaikat: Tidak, Ismail di kembalikan saat Ibrahim bersedia mengorbankannya di jalan Tuhan.

Yaakub: Ya, Benar...Aku masih belum mengorbankan Ismailku, Mungkin kerana itu aku belum berputus asa utk bertemu Yusuf kembali.

Aku sungguh malu..tapi aku bersumpah atas nama Tuhan, mulai sekarang aku telah merelakan kedua anakku

Cukuplah Allah bagiku

Malaikat: Kemudahan selalu menyusul setiap kesulitan. Mungkin ini adalah akhir derita dan awal kebahgiaan

Mungkin perpisahan telah mendekati akhir dan  pertemuan akan menjelang

Yaakub: Bagaimana aku tahu akan perkara itu?

Malaikat: Selidikilah khabar Yusuf dan peristiwa2 di Mesir

Kau pasti akan menemukan secebis harapan

(Selepas itu malaikat menghilang dan nabi Yaakub bersujud)

Yaakub bermunajat:

Ya Tuhanku,

Mulai sekarang semua pengaduan ku hanya untukMu dan ku sampaikan kepadaMu

Bagiku, Yusuf menjadi yusuf keranaMu

TanpaMu, dia bukan apa-apa

Oh Pujaanku dan sembahanku

Hanya Kau yang ku puja dan ku sembah

Hanya kepadaMu aku minta tolong

Yusuf adalah cermin keindahanMu

Aku menatap cermin demi melihatMu

Cermin sendiri tak pantas di lihat

Aku menyayangi Yusuf kerana ku rasakan cintaMu

kerana hakikatnya hanya Kau kekasih sejatiku

Dengan kasih Yusuf aku mengerti makna cinta

Aku melewati Yusuf untuk sampai kepadaMu sang Kekasih sejati

Tuhanku, Yusuf hanyalah jambatan untuk sampai kepadaMu

No comments:

Post a Comment