Apakah Engkau Salah Seorang 'Pencari'?
Jika kita membayangkan kehidupan manusia sebelum adanya agama, seperti yang dialami nenek moyang terdahulu, mungkin mereka telah mengalami banyak ketidakpahaman atas kejadian baik yang terjadi di luar dirinya maupun di dalam dirinya. Sehingga dalam responnya terhadap hal-hal yang tidak mereka mengerti memaksa mereka mencari dan berfikir melampaui keterbatasan fisik dan itulah yang disebut dengan proses spiritual.
Agama sendiri ada karena adanya sistem 'kepercayaan' yang mapan.
Namun terjadinya proses spiritual karena manusia mulai tergugah untuk mencari.
Namun terjadinya proses spiritual karena manusia mulai tergugah untuk mencari.
Manusia akan akan mulai mencari hanya pada saat ia menyadari bahwa dirinya tidak tahu. Dalamnya rasa ketidaktahuan pasti menimbulkan kerinduan untuk mengetahui.
'Percaya' dan 'Mencari' adalah dua hal yang sangat berbeda.
Percaya berarti kita telah mengasumsikan hal yang kita tidak tahu atau belum ada dalam pengalaman kita.
Dan mencari berarti kita menyadari bahwa kita tidak tahu dan kita ingin tahu.
Percaya berarti kita telah mengasumsikan hal yang kita tidak tahu atau belum ada dalam pengalaman kita.
Dan mencari berarti kita menyadari bahwa kita tidak tahu dan kita ingin tahu.
Perkembangan kecerdasan intelektual
manusia sebenarnya berkembang dengan sangat cepat,
Semakin banyak orang mampu berpikir lebih logis daripada sebelumnya.
Jadi dalam hal apapun, sesuatu yang dibicarakan dengan orang lain semakin kedepan harus semakin masuk akal dan logis atau memiliki dasar yang ilmiah untuk setiap hal.
manusia sebenarnya berkembang dengan sangat cepat,
Semakin banyak orang mampu berpikir lebih logis daripada sebelumnya.
Jadi dalam hal apapun, sesuatu yang dibicarakan dengan orang lain semakin kedepan harus semakin masuk akal dan logis atau memiliki dasar yang ilmiah untuk setiap hal.
Kita sama-sama tau, pada beberapa dekade terkahir pencapaian kebahagiaan manusia selalu diarahkan pada pandangan pencapaian 'SURGA' yang akhirnya hanya membawa manusia pada keadaan halusinasi, disamping menimbulkan semakin banyaknya calo-calo penunjuk jalan ke surga juga membawa dampak yang menunju pada hal dan pemikiran yang seringkali malah mengerikan dan keadaan tersebut masih berlangsung sampai hari ini.
Surga dengan ribuan bidadari, surga dengan kebun-kebun anggur serta makanan yang tiada habisnya .
Ada hal yang kita juga tidak boleh lupa bagaimanapun juga tubuh dan raga manusia ini milik bumi, kemanapun jiwa pergi, raga yang yang dipinjam dari hasil bumi harus dikembalikan, entah dikubur atau dibakar, tubuh tidak akan mungkin bisa dibawa-bawa. Bahkan untuk seekor semut sekalipun.
Ada hal yang kita juga tidak boleh lupa bagaimanapun juga tubuh dan raga manusia ini milik bumi, kemanapun jiwa pergi, raga yang yang dipinjam dari hasil bumi harus dikembalikan, entah dikubur atau dibakar, tubuh tidak akan mungkin bisa dibawa-bawa. Bahkan untuk seekor semut sekalipun.
Jadi jika manusia menuju ke surga tidak membawa tubuh, mau diapakan bidadari dan makanan sekebun anggurnya itu?
Disamping itu, sampai saat ini belum ada satupun calo surga yang mau masuk surga lebih dulu.
Disamping itu, sampai saat ini belum ada satupun calo surga yang mau masuk surga lebih dulu.
Kebahagiaan manusia tidak akan pernah terjadi jika dicari diluar diri, karena kebahagiaan adalah sebuah pengalaman dan pengalaman tidak akan mungkin terjadi diluar diri.
Pengalaman manusia memang diciptakan dari dalam, ditangkap melalui sensor kecerdasan manusia.
Sebagai contoh, misalnya kita mendengar suara burung. Dimakah suara itu terdengar? Diluar diri atau di dalam telinga kita?
Begitu pula dengan pengelihatan dan rasa semua pengalaman terjadi di dalam diri. Tidak ada yang terjadi di luar diri.
Pengalaman manusia memang diciptakan dari dalam, ditangkap melalui sensor kecerdasan manusia.
Sebagai contoh, misalnya kita mendengar suara burung. Dimakah suara itu terdengar? Diluar diri atau di dalam telinga kita?
Begitu pula dengan pengelihatan dan rasa semua pengalaman terjadi di dalam diri. Tidak ada yang terjadi di luar diri.
Jadi satu-satunya jalan keluar untuk mencapai kebebasan dan kebahagiaan sejati adalah dengan masuk ke dalam diri. Tidak perlu repot mencari hal aneh-aneh yang hanya ada dalam dongeng belaka.
Hiduplah yang nyata,
BAHAGIALAH SEKARANG DAN DISINI. NOW-HERE bukan NOWHERE.
Hiduplah yang nyata,
BAHAGIALAH SEKARANG DAN DISINI. NOW-HERE bukan NOWHERE.
Rahayu 🙏🏻
Cc: kebangkitan batara guru...
No comments:
Post a Comment