Saturday, 8 April 2017

hakikat

Diri kita di alam ruh telah mengenal Allah dengan pandangan yang dibuka secara kasyaf dan memuji Allah dengan nur Allah. Diri kita (ruh) juga adalah kaku, tiada baginya sifat melainkan Allah persifatkan ia dengan diperlihatkan,diperdengarkan,diperkalamkan, diperhidupkan, diperkehendakan, diperilmukan dan diperkuasakan tanpa alat zahir seperti mata, telinga dan lainnya. Apabila ia dimasukan dalam sarung badan manusia, maka segala alat anggota badan berfungsi dengan kadar yang ditentukan sesuai di alam zahir pula. Tiada tujuan lain kita dimasukan dalam badan yang lengkap dengan alat -alat tersebut melainkan agar tetap bertauhid dan bertasbih padanya.

No comments:

Post a Comment