Tuesday, 3 March 2026

Asal usul

 @♊IA: Nenek moyang bangsa Austronesia (Melayu, Jawa, Bugis, Banjar, Dayak, Sunda, Batak, Nias, Mentawai, dll.)

berasal dari penduduk kuno di Taiwan dan Fujian, yang bukan Suku Han, tapi kelompok pra-Han nenek moyang Austronesian-speaking people. Suku Han modern (mayoritas di China sekarang) berasal dari campuran berbagai bangsa di China Utara dan Tengah, dan datang lebih belakangan dibanding nenek moyang Austronesia. China Selatan (Guangdong, Guangxi, Fujian, Yunnan) sejak ribuan tahun lalu dihuni oleh: Austronesian ancestors (proproto-Austronesi ), Austroasiatic ancestors, Daic/Tai-Kadai, Ancestors Kelompok ini baru kemudian terasimilasi menjadi Han selatan. Migrasi kuno dari China Selatan → Taiwan → Filipina → Sulawesi → Kalimantan → Sumatera → Jawa → hingga ke Madagaskar disebut Out of Taiwan Austronesian Expansion, ±5.000 tahun lalu. Karena itu DNA sebagian besar orang Asia Tenggara (Maritime Southeast Asia) mewarisi genetika dari:

- Austronesian (dari Taiwan/Fujian)

- Austroasiatic (Vietnam-Kamboja-Laut China Selatan kuno)

- Papuan/Melanesia (beberapa wilayah Indonesia timur)

- Negrito (minor di Filipina)

Namun ada yang lebih awal dari Austronesia yaitu Astrosiatik contoh suku sakai, talang mamak di Sumatera, dan suku senoi di Semenanjung leluhur mereka ni dari Vietnam Utara – Laos – Kamboja – Thailand bagian tengah/utara

No comments:

Post a Comment